Minggu, 30 Desember 2007

Tips Sehat Anak-anak


Biduran atau kaligata

Balurkan tubuh dengan minyak telon, minyak kayu putih atau minyak tawon.
Untuk ramuan minum: 1 jari temulawak dipotong-potong, beri sedikit gula
merah, dan garam direbus dengan 1 gelas air. Saring dan bila sudah dingin
diminumkan 3 kali sehari 1/4 gelas.
Keracunan
Minum air kelapa hijau muda 3 kali sehari 1/4 gelas.
Luka-luka berdarah

Cuci bersih daun jambu biji atau daun bandotan, kemudian remas-remas.
Tapelkan pada luka tersebut. Darah akan berhenti segera.
Asma

Sepuluh siung bawang putih diparut, ditambah madu 1 gelas, kemudian dikukus.
Berikan pada anak sebanyak 1 sendok teh, dua kali sehari. Bisa juga, 10
siung bawang putih diparut, 1 ons gula batu, direbus bersama 1 gelas air.
Digigit nyamuk
Hilangkan bekas gigitannya dengan tanaman sambiloto yang diremas-remas dan
dioleskan ke bagian bekas gigitan tersebut. Kalau tak ada sambiloto bisa
digunakan minyak sereh.

Sakit gigi
Bawang putih diparut, ditambah sedikit garam, kemudian sumpal ke gigi yang
sakit karena berlubang.

Koreng atau borok kepala
Batang brotowali dipotong-potong sebanyak 5 jari. Rebus dengan sedikit air,
oleskan pada bagian kepala.
Bisa juga diberi ramuan: daun brotowali, parutan kunyit dan sedikit garam
ditumbuk halus. Oleskan ke kepala. Boleh juga hanya dengan kunyit saja.
Panu
Dua jari langkuas merah diparut dan diberi sedikit cuka, oles-oleskan pagi
dan sore atau malam hari pada bagian tubuh yang berpanu tersebut.
Congekan
Cuci bersih 3 lembar daun miana atau 7 lembar daun samiloto segar atau
lengkuas merah muda, lalu tumbuk halus. Peras pakai kain bersih dan teteskan
air perasannya ke telinga. Lakukan dua kali sehari, masing-masing 3 tetes.
Keringat buntet
Sesering mungkin dibedaki tepung kanji.

VARISES MENGHAMBAT PERSALINAN NORMAL,Tips Mencegah Varises


VARISES MENGHAMBAT PERSALINAN NORMAL




Ternyata, varises bukan cuma terjadi di kaki, tapi juga bisa di vagina dan anus. Hati-hati, karena berisiko terjadi perdarahan sewaktu persalinan. 
Bisa dipastikan, tak ada wanita yang tak ingin tampil indah. Begitu pun kala hamil. Itu sebab tak setiap wanita siap menghadapi perubahan tubuh yang terjadi saat hamil. Sekalipun perubahan itu terjadi di kaki semisal varises. Betapa tidak? Kehadiran tonjolan biru melingkar-lingkar seperti cacing ini membuat kaki yang semula mulus jadi hilang keindahannya.



Namun yang harus dicemaskan bukan hilangnya keindahan si kaki, melainkan si varises. Pasalnya, hampir semua wanita hamil yang mengalami varises di kaki, di vaginanya pun ada varises. Ini berbahaya, lo, karena bisa menghambat persalinan, terutama bagi mereka yang melakukan persalinan secara normal atau pervaginam. 

Bukan berarti yang kakinya mulus alias tak terkena varises, akan aman-aman saja, lo. Soalnya, bisa terjadi si varises memang tak bersarang di kaki, melainkan di vagina dan jalan lahir atau di anus. “Bila varisesnya besar-besar di daerah jalan lahir atau dubur, akan berisiko terjadi perdarahan waktu persalinan, karena pembuluh darah yang membesar itu bisa pecah akibat tertekan tubuh janin saat meluncur keluar dalam persalinan,” terang dr. Judi Januadi Endjun, SpOG, Sonologist, dari FK UPN Veteran/Departemen Obstetri dan Ginekologi RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. 

Bahkan, saat mengejan pun, bisa saja pembendungan pada pembuluh-pembuluh darah di sekitar jalan lahir tak bisa ditahan oleh dinding pembuluh hingga pecah dan timbullah perdarahan hebat. Akibatnya, harus dilakukan bedah sesar pada si ibu untuk mencegah perdarahan hebat. 

PERUBAHAN NORMAL 

Varises, terang Judi, merupakan pelebaran pembuluh darah vena atau pembuluh darah balik yang diakibatkan kelemahan pada dinding otot pembuluh darah tersebut atau karena ada gangguan pada klep vena. 

Saat hamil, wanita akan mengalami perubahan hormonal, terutama peningkatan hormon progesteron. Perubahan hormonal yang besar itu mengakibatkan terjadi perubahan fisik dan psikis yang nyata. Misal, payudara membesar dan aerola mammae yang tampak lebih kehitaman, tubuh terasa lemas, pusing, serta merasa mual-muntah. 

Nah, perubahan hormonal juga berpengaruh pada dinding pembuluh darah, yaitu membuat elastisitas dinding pembuluh darah makin bertambah, hingga dinding pembuluh darah (baik arteri maupun vena) makin lentur. Akibatnya, pembuluh darah jadi tambah besar dan melebar. Namun pembesaran dan pelebaran ini terlihat lebih nyata pada pembuluh darah vena karena pembuluh darah vena lebih tipis dibanding pembuluh darah arteri (nadi). 

Pelebaran pembuluh darah ini perlu untuk memenuhi kebutuhan janin, agar aliran darah dan volume darah yang memang makin meningkat pada wanita hamil dapat tersuplai dengan baik, hingga pertumbuhan janin pun berlangsung normal. Bukankah rahim yang membesar butuh penyediaan aliran darah yang banyak, hingga pembuluh-pembuluh darah yang menjadi tempat darah mengalir akan bertambah besar dan banyak? 

Namun, akibat efek mekanik penekanan rahim, maka aliran darah balik dari anggota gerak bawah dan panggul mengalami hambatan hingga terjadi bendungan yang bisa menyebabkan pelebaran vena atau varises. 

TERGANTUNG BESAR RAHIM 

Pada wanita hamil, umumnya varises terjadi di daerah panggul dan anggota gerak bagian bawah. Soalnya, pembuluh-pembuluh darah di daerah itulah yang berhubungan erat dengan rahim. Sementara kemunculannya bisa kapan saja, bahkan bisa sejak kehamilan trimester pertama, tergantung sebelumnya sudah ada varises atau tidak. Yang jelas, tegas Judi, sejalan bertambahnya usia kehamilan, biasanya varises makin tambah parah. 

Varises bertambah besar bila aliran darah di pembuluh vena mengalami bendungan. Pembendungan bisa terjadi, seperti diungkap di atas, akibat efek mekanik penekanan rahim. Adapun besarnya pembendungan aliran darah amat tergantung besarnya rahim. Makanya, varises makin parah di bulan-bulan terakhir kehamilan karena beban perut makin besar. Bukankah makin bertambah usia kehamilan, rahim pun akan makin besar? Nah, rahim yang makin besar ini, makin lama makin menekan pembuluh darah balik yang terdapat di bagian bawah perut. 

Selain itu, bagian kepala janin yang sudah turun ke rongga panggul juga mempengaruhi. Akibatnya, aliran peredaran darah di daerah itu tak lancar. Aliran darah yang terhambat dan terbendung inilah yang tampak sebagai tonjolan di bawah kulit. Pada betis, tonjolan itu tampak sebagai garis-garis panjang warna hijau kebiru-biruan. 

Pembesaran ini makin diperparah oleh sikap tubuh yang salah semisal berdiri terus-menerus, duduk yang terlalu lama, dan sering mengangkat beban berat. Terlebih bila wanita hamil kurang berolahraga. Itu sebab, wanita hamil dianjurkan rajin berolah raga agar aliran darah tetap lancar. 

Sementara varises di anus yang lebih dikenal dengan istilah ambeien, salah satu pemicunya adalah kebiasaan buang air besar dengan cara duduk. Mereka yang kurang menkonsumsi makanan berserat pun punya kecenderungan cukup besar untuk menderita varises di anus. 

Kecenderungan varises juga makin besar terjadi pada wanita yang pernah hamil dan melahirkan anak lebih dari 2 kali maupun wanita hamil usia di atas 40 tahun. Penyebabnya, tak lain ada arteriosclerosis (penebalan dinding pembuluh darah) yang berdampak dinding pembuluh darah jadi kehilangan daya lentur/elastisitasnya. Kekakuan dinding arteri ini akan menghambat aliran vena, hingga varises pun timbul. 

Selain tentu saja varises juga terjadi pada mereka yang memang berbakat. 

SULIT DIOBATI 

Untuk varises di kaki, pembesaran bisa dicegah dengan memakai stocking khusus. Sayang, stocking ini tak nyaman dipakai karena menimbulkan rasa gerah lantaran iklim di Indonesia yang panas. 

Sementara pembesaran varises di vagina dan anus, tak ada alat khusus yang bisa mencegahnya. Namun bila wanita hamil rajin mengangkat kaki dengan cara menaruhnya di atas bantal kala sedang tidur-tiduran atau membaca buku, sedikit banyak bisa membantu melancarkan aliran darah. Dengan cara ini diharapkan beban yang harus ditopang kaki jadi makin berkurang. Selain penggunaan sepatu, sebaiknya dengan hak maksimal 2 cm agar aliran darah tak terhambat. Kemudian saat tidur, usahakan jangan berbaring hanya dalam satu posisi untuk menghindari tekanan pada pembuluhpembuluh darah di satu tempat. 

Akan halnya pengobatan varises, biasanya cuma bersifat mengurangi keluhan. Soalnya, varises yang terjadi saat kehamilan amat sulit diobati. Selain harus memperhitungkan dampak negatif yang mungkin terjadi pada janin, juga proses terjadi varises berkaitan dengan kehamilan. Bukankah makin tua usia kehamilan akan makin besar rahim, hingga makin besar pula efek bendungan pada pembuluh-pembuluh vena hingga varises makin besar? 

Makanya, saran Judi, mereka yang berbakat atau sudah punya penyakit ini, sebaiknya varises diobati sebelum hamil. Jikapun keluhannya sudah terasa mengganggu, akan diberi obat oles yang memunculkan efek menghangatkan. Kadang juga diberi vitamin tambahan yang bekerja untuk syaraf seperti vitamin B1, B6, dan B12. Atau bahkan diberi suntikan yang bersifat mengurangi rasa sakit, karena varises yang parah akan dirasakan pegal-pegal, panas, dan sakit oleh si ibu hingga membuatnya sering merasa tak nyaman serta menimbulkan banyak keluhan dan stres. Tentu obat suntiknya harus dipilih yang aman bagi janin. 

TAK BISA NORMAL LAGI 

Menurut Judi, wanita yang pada kehamilan pertamanya mengalami varises, biasanya pada kehamilan kedua dan seterusnya akan makin parah varisesnya. Soalnya, elastisitas otot-otot jadi berubah, hingga varises yang diderita pun makin berat. Pada kasus ini, biasanya untuk kembali normal akan sulit, hingga jalan operasilah yang bisa mengatasinya. 

Umumnya, varises yang terjadi karena kehamilan akan hilang sendiri setelah kelahiran bayi. Bukankah dengan mengecilnya rahim, pembendungan tak ada lagi, hingga aliran darah pun lancar kembali? Namun begitu, untuk sebagian wanita mungkin saja tak bisa normal kembali. Jadi, varisesnya masih tampak besar-besar, hingga perlu penanganan dokter lebih lanjut. 

Waktu menghilangnya pun tak sama pada masing-masing ibu. Ada yang dalam waktu cepat bisa hilang, misal, setelah kelahiran bayi, tapi ada pula yang hingga waktu nifas baru hilang. “Tiap wanita punya ciri dan sifat sendiri dalam tubuhnya, termasuk dalam susunan pembuluh darahnya,” kata Judi. Hal ini pula yang menyebabkan tak setiap wanita akan mengalami varises. 


Tips Mencegah Varises


* Rajin senam.
* Tak mengenakan pakaian ketat.
* Sesering mungkin mengangkat kaki lebih tinggi dari tubuh.
* Jika otot kaki terasa pegal, pijatlah hingga aliran darah kembali normal.




Mencegah Ambien Bertambah Parah


Biasanya dokter akan memeriksa varises di anus (ambeien) dan saluran pembuangan bagian bawah ini dengan alat bernama anuskopi. Dari situ dokter bisa melihat, apakah varises akan membahayakan kehamilan dan proses persalinan atau tidak.



Saran Judi, bila memang sudah punya ambeien sebelum hamil, lebih baik ambeiennya dioperasi dulu sebelum kehamilan berlangsung. Soalnya, jika sudah kadung hamil, tak bisa dilakukan tindakan operasi. Yang bisa dilakukan hanya mencegah agar pembuluh darah tak bertambah melebar. 

Pencegahan bisa dilakukan, antara lain: 

- Jangan menunda keinginan buang air besar, tapi cobalah usahakan untuk buang air besar secara teratur tiap hari. 

- Usahakan minum air jangan kurang dari 2 liter per hari. 

- Perbanyak makanan yang mengandung serat, seperti sayuran dan buah-buahan. 

- Lakukan olahraga secara teratur, terutama olahraga untuk orang hamil, seperti senam hamil. 

- Jika sudah kadung ada perdarahan atau nyeri yang hebat di daerah tersebut, segera konsultasikan ke dokter. 

Indah Mulatsih 

sumber: http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/msg03647.html 



Tips ,Cara Mencegah Varises 



Beberapa cara mencegah munculnya Varises: 

1. Untuk meningkatkan kekuatan otot kaki dan vena, lakukan olahraga yang teratur 

2. Kurangi menggunakan sepatu hak tinggi karena penggunaan otot betis menjadi tidak maksimal. Bila memang harus selalu menggunakan sepatu hak tinggi, sering istirahat dan menggerakkan kaki setiap 15 menit. 

3. Hindari berdiri terlalu lama. Bila tuntutan kerja mengharuskan anda banyak berdiri, pindahkan beban dari satu kaki ke kaki yang lainnya setiap beberapa menit. 

4. Jangan duduk sambil menyilangkan kaki terlalu lama karena dapat menghambat peredaran darah 

5. Jangan sering menggunakan pakaian ketat pada bagian pinggang, paha dan kaki 

6. Biasakan mengkonsumsi vitamin C dan E sebab baik untuk pembuluh darah. 

7. Banyak mengkonsumsi makanan berserat, buah dan sayur 

8. Kurangi konsumsi garam untuk menghindari pembengkakkan 

9. Hindari makanan pedas karena dapat merangsang pelebaran pembuluh darah 

10. Lakukan senam kaki. Sambil duduk putar pergelangan kaki searah jarum jam dan sebaliknya 

11. Angkat kaki saat beristirahat 

12. Berdiri tegak setiap 45 menit setelah anda duduk bekerja seharian 

13. Mandi dengan air panas dan dingin bergantian sangat baik untuk peredaran darah 

sumber : http://www.obi.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=56&Itemid=2

Jumat, 28 Desember 2007

Cara Membuat Ramuan Herbal Pereda Stress


Cara Membuat Ramuan Herbal Pereda Stress

Selain berkhasiat menghilangkan stres, minuman ini juga berguna untuk meningkatkan stamina, daya seksual, dan melancarkan peredaran darah.

Bahan:
15 g ginseng (Radix ginseng)
15 g mai tung (Radix ophiopogonis)
10 g gula batu
500 cc air

Cara membuat:
Masukkan ginseng, mai tung, dan air ke dalam periuk tanah, masak dengan api sedang selama 45 menit. Masukkan gula batu, masak kembali hingga gulanya mencair. Kemudian disaring dan siap untuk diminum.


Minggu, 23 Desember 2007

TERAPI SEHAT ALA RASULULLAH dan MANFAAT BUAH KURMA MENURUT SUDUT PANDANG MEDIS MODERN

TERAPI SEHAT ALA RASULULLAH

Beberapa kajian ilmiah menyebutkan bahwa Rasulullah saw merupakan manusia tersehat di dunia. Kesimpulan ini tentunya tidak mengada-ada, sebab sejarah juga membuktikan bahwa selama hidupnya Rasulullah saw hanya sekali mengalami sakit, yaitu disaat-saat menjelang akhir hayat beliau. Realitas ini tentu menimbulkan decak kagum dan rasa penasaran, baik dikalangan ilmuwan muslim maupun non muslim.

Salah satu hasil penelitian ilmiah yang dilakukan oleh para ilmuwan menyebutkan, bahwa rahasia dibalik kesehatan Rasulullah saw adalah karena beliau rajin menjalankan ibadah terutama berpuasa.

Al-Bathnu Daa’ Wal Hamiyatu Aslud Dawaa’ (lambung adalah pusat berbagai macam penyakit dan puasa adalah obatnya). Itulah kesimpulan yang diperoleh setelah para dokter arab melakukan analisa tentang Ibadah Puasa, kesimpulan ini diakui kebenaran oleh para ahli kedokteran barat. Menahan makan atau minum dalam jangka waktu tertentu merupakan salah satu terapi penyembuhan.

Selain rajin melakukan Ibadah Puasa Rasulullah saw mempunyai resep sehat ala beliau yaitu terkait dengan manfaat dan keistimewaan Kurma dan air zam-zam.

A. Keistimewaan Air Zam-zam

Dalam sebuah hadist shalih yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa setelah Rasulullah saw meminum air zam-zam, lalu beliau bersabda: “air zam-zam” adalah minuman yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit”

Keyakinan bahwa air zam-zam penuh berkah sebagaimana diterangkan dalam Sabda Rasulullah tersebut, ternyata kebenarannya telah terbukti secara ilmiah. Berdasarkan berbagai penelitian, terbukti bahwa air zam-zam itu memiliki kandungan mineral kalsium, magnesium dan fluoride yang tinggi. Air zam-zam memiliki muatan ion-ion yang seimbang. Penelitian lainnya menyebutkan bahwa kualitas air zam-zam tidak berubah baik dilihat dari tekstur warna maupun baunya sekalipun disimpan dalam jangka waktu lama dan diletakkan dimanapun juga.

Kandungan Kalsium dan magnesium air zam-zam jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan konsumsi yang biasa kita minum. Kalsium didalam tubuh berfungsi dalam pembentukan tulang di gigi. Selain itu juga berperan penting dalam reaksi pembentukan darah, dan reaksi ini sangat diperlukan selama proses penutupan luka dan penghentian aliran darah saat terjadi luka. Manfaat lain kalsium adalah sebagai media untuk terjadinya respon hormonal dan juga berfungsi sebagai salah satu katalisator kerja enzim.

Adapun magnesium merupakan mineral prima pengikat ion fosfat ini bereran di dalam prosesmetabolisme yang menghasilkan tenaga. Kebutuhan akan magnesium di dalam tubuh individu berkisar 300 – 450 mg/hari. Kekurangan magnesium dapat mengakibatkan terjadinya kelelahan yang bersifat kronis, dan kekurangan energi

B. Kurma

Sedangkan terkait dengan manfaat kurma sebagaimana yang diungkapkan oleh Rasulullah saw, para dokter lewat hasil penelitiannnya menyebutkan bahwa kurma memiliki banyak manfaat bagi manusia. Diantara manfaat kurma bagi manusia :

1. Kurma memiliki kandungan zat gula yang sangat besar, dan ini sangat dibutuhkan oleh tubuh

2. Kurma mudah dicerna, sehingga tidak memberatkan alat percernaan.

3. Kurma mengurangi rasa lapar dengan cepat, sehingga mengurangi dorongan untuk makan dalam porsi yang banyak. Dengan demikian pencernaan tidak dibebani oleh kerja berat.

4. Memberikan kesiapan pada lambung utnuk menerima makanan setelah beberapa lama lambung tidak terisi.

5. Mencegah penyakit maag yang biasa timbul karena pergantian jadwal makan.

6. Akanlinitas yang terkandung pada kurma dapat menetralisir asam kuat pada darah yang sering kali menyebabkan penyakit-penyakit berbahaya seperti diabetes, rematik, ginjal, darah tinggi dan wasir.

Demikianlah, jika menerapkan “resep sehat ala Rasulullah saw” ini adalah disamping mendapatkan kesehatan sekaligus juga beribadah dengan mempraktekkan salah satu sunnah. Wallahu a’lam bishawab

Sumber : Hidayah edisi 56 tahun 5.




MANFAAT BUAH KURMA MENURUT SUDUT PANDANG MEDIS MODERN



Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.

[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.[1]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah” [2]

Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh” [3]

Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

[2]. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.

Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

[3]. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya. [5]

[4]. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

[5]. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

[6]. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

[7]. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

[8]. Buah kurma dapat mencegah stroke

[9]. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

[10]. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

[11] Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. [6]

[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur'an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah - Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H]
__________
Foote Note
[1]. Perkataan Dokter Muhammad Kamal Abdul Aziz dalam kitabnya Al-Ath’imah Al-Qur’aniyyah. Dicantumkan oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[2]. Tafsir Ibni Katsir (V/168), Tahqiq : Hani Al-Haj, cet. Al-Maktabah At-Tauqifiyah, Mesir.
[3]. Dinukil oleh Syaikh Salim bin Id Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[4]. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[5]. Catatan kaki yang tedapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[6]. Ath-Thibb An-Nabawy (hal. 292) oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H.

Penulis : Abu Zubair Zaki Rakhmawan

Sumber : www.almanhaj.or.id

Sabtu, 15 Desember 2007

Resep Tradisional Kembali Perkasa dengan Afrodisiak


Resep Tradisional Kembali Perkasa dengan Afrodisiak

Ramuan tradisional yang diklaim bisa merangsang libido umumnya mengandung bahan atau tumbuhan yang disebut afrodisiak. Berdasarkan penelitian, tumbuhan afrodisiak mengandung senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa lain yang secara fisiologis dapat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf pusat atau sirkulasi darah tepi. Efeknya meningkatkan sirkulasi darah pada alat kelamin pria. Menurut Prof. DR. Ir. Ali Khomsan,saat ditemui di stasiun radio di bilangan Kota, penelitian yang dilakukan baru pada tahap kandungan afrodisiak, belum sampai efektivitas afrodisiak terhadap pengobatan disfungsi ereksi. Tapi afrodisiak relatif lebih aman dibandingkan obat kimia. Sebab sifatnya memupuk dan menyirami, tidak memaksa seperti obat-obatan kimia.

Berikut beberapa tanaman dan bahan makanan yang bersifat afrodisiak menurut Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma, Ketua Umum Pengobat Tradisional dan Akupuntur se-Indonesia (HIPTRI):

a.      Tiram
Tiram kaya kandungan zinc (seng) yang bermanfaat untuk meningkatkan gairah dan potensi seks pada pria. Zinc juga berkhasiat sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem imun.

b.      Kucai
Disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh lemahnya ginjal dan liver. Sulfida, glikosida, dan vitamin C dalam biji kucai berkhasiat memperkuat ginjal sehingga membantu mengatasi impotensi, ejakulasi dini, serta beser mani.

c.       Ginseng
Ginseng mengandung ginsenosides, biotin, glikosida, saponin, 0,05% minyak atsiri,phytosterol, resin, vitamin B1 dan B2, neoclaven, asam folat, fenolase, dan lain-lain.Ginsenosides bermanfaat merangsang ereksi, sebagai tonikum, merangsang ereksi, dan menambah daya tahan seksual. Sedangkan saponin berkhasiat memperkuat daya tahan tubuh dan meredakan kelelahan.

d.      Jahe
Sineol dalam rimpang jahe bisa merangsang aktivitas saraf pusat, mencegah ejakulasi dini, dan merangsang ereksi. Jahe sifatnya menghangatkan, membantu melancarkan peredaran darah – termasuk sirkulasi darah pada organ seksual, dan sebagai simultan sehingga meningkatkan kemampuan ereksi.

e.      Terung Ungu
Flavonoid (vitamin P) pada terung ungu berkhasiat sebagai antioksidan dan melancarkan sirkulasi darah sehingga baik untuk mengatasi disfungsi ereksi yang disebabkan oleh gangguan sirkulasi.

f.        Pare
Biji pare mengandung momordisin yang membantu mengatasi impotensi.

g.      Adas
Kandungan 1,8-sineol yang terdapat pada seluruh tumbuhan adas berkhasiat merangsang ereksi. Sedangkan zat rutin membantu merangsang semangat dan gairah seksual/libido.

h.      Ketumbar
Ketumbar mengandung phyto-estrogen yang berfungsi sebagai meningkatkan gairah.

i.        Pasak bumi
Akar tanaman pasak bumi mengandung brusin dan strichnin yang berkhasiat menambah vitalitas pria karena meningkatkan hormon testosteron.

j.        Bawang putih
Prof. DR. Dr. Arif Dimoelya, SpAnd, MSc, pakar andrologi dari Universitas Hangtuah Surabaya, menemukan sifat afrodisiak pada bawang putih. Bawang putih dapat melenturkan pembuluh darah karena mampu menurunkan kolesterol dalam darah. Karenanya, pembuluh darah fungsi vaskuler, baik di otak, jantung maupun pada alat kelamin pria pun semakin lentur.

k.      Cokelat
Kandungan phenylethylamine berkhasiat melancarkan sirkulasi darah di pembuluh vena yang menuju jantung. Coklat mendorong otak melepaskan serotonin sehingga menciptakan kondisi rileks saat berhubungan.

l.        Biji Selasih
Zat cineole dan tannin dalam biji selasih berkhasiat merangsang ereksi dan mengurangi sekresi cairan berlebih pada vagina.

m.    Seledri
Zat apigenin di dalam seledri mampu merangsang ereksi, mencegah pengentalan darah, dan membantu relaksasi otot polos.

n.      Ginko biloba
Bahan aktif 9-6 ginkobiloba flavonoid glycoside sudah diidentifitkasi dan distandarisasi. Manfaatnya memperbaiki peredaran darah perifer dan darah otak sehingga bisa menciptakan rangsangan erotik yang lebih baik. Melalui susunan sistem saraf pusat dan otonom, libido akan bangkit sehingga memproduksi penghantar saraf NO (nitrit oksida). NO dibutuhkan untuk relaksasi otot polos yang diperlukan untuk membangkitkan ereksi.

o.      Pisang
Pisang sumber potassium dan vitamin B seperti riboflavin yang meningkatkan energi. Enzimbromelain pisang dipercaya bisa menaikkan dan memperbaiki libido laki-laki.

Minggu, 09 Desember 2007

RESEP UNTUK MENGOBARKAN GAIRAH WANITA FRIGID

RESEP UNTUK MENGOBARKAN GAIRAH WANITA FRIGID

Bila istri anda termasuk wanita frigid atau wanita yang sangat sulit mencapai orgasme dan tidak merasakan gairah saat bercinta dengan anda, maka cara di bawah ini dapat anda gunakan :

BAHAN :
- 10 gram kumis kucing atau remujung
- 15 gram daun pegangan atau kaki kuda/cowekan
- 20 gram daun sembung
- 1 butir telur ayam kampung diambil kuningnya saja

CARANYA :
Kumis kucing, pegangan dan daun sembung direbus dengan air 1 liter sampai masak.

PEMAKAIAN :
Telur ayam dipecah lalu diambil kuningnya saja. Telan kuning telur ayam tersebut dalam keadaan mentah. Kemudian rebusan ramuan jamu di atas diminum.
Lakukan cara ini paling tidak selama seminggu
Perlu anda ketahui daun kumis kucing dan pegangan juga berkhasiat untuk melancarkan buang air kecil dan menghancurkan batu empedu.

Tips Mengurangi Varises,Varises Saat Hamil Bisa dicegah


Tips Mengurangi Varises


Varises membuat kaki tidak sedap dipandang. Berikut adalah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi varises:
·         Olahraga secara teratur. Berjalan, berlari, bersepeda dan berenang membuat pembuluh darah sehat
·         Konsumsi banyak serat dan kurangi garam
·         Jangan mengenakan sandal atau sepatu hak tinggi
·         Hindari pakaian atau pakaian dalam ketat yang membatasi aliran darah disekitar pinggang, selangkangan dan kaki (ikat pinggang, stocking atau kaus kaki).
·         Jangan menyilangkan atau menekuk kaki dalam waktu yang lama
·         Jika pekerjaan menuntut Anda untuk sering berdiri atau duduk, gerakan dan regangkan kaki, putar-putar pergelangan kaki, dan goyangkan jari sesekali
·         Melakukan peregangan kaki tiap hari
·         Angkat kaki lebih tinggi dari dada kapanpun sempat.
·         Istirahatkan kaki di atas bantal saat tidur
·         Berhenti merokok

VARISES SAAT HAMIL BISA DICEGAH?

Varises di kaki bukan cuma merusak penampilan tapi juga menimbulkan keluhan pegal, kaku, dan rasa nyeri pada bagian betis. Apa yang harus kita lakukan? 

Varises kerap muncul pada saat kita berbadan dua. Gangguan berupa pelebaran pembuluh darah balik ini tampaknya memang sepele, tapi ternyata cukup mengganggu. Kadang, kaki terasa pegal atau kaku.
Kemunculan varises ditandai dengan penonjolan-penonjolan pembuluh darah ke permukaan kulit di daerah betis. Biasanya varises berwarna hijau kebiru-biruan. Tonjolan ini bisa kecil, bisa juga sangat besar. Yang jelas, kurang sedaplah jika dipandang dan kerap membuat si pemilik varises merasa rendah diri.
ASAL-USUL
Apa sebetulnya yang terjadi? Sebenarnya penonjolan-penonjolan ini merupakan pembendungan aliran darah yang terjadi pada pembuluh-pembuluh darah balik (vena). “Fungsi pembuluh vena yang normal dan sehat adalah membawa darah kotor (darah yang banyak mengandung karbondioksida) kembali ke jantung,” ujar dr. Nanang Hasani, Sp.OG, dari RSIA Hermina .
Karena harus bekerja melawan gaya berat, maka pembuluh vena dirancang untuk memiliki serangkaian katup yang mencegah membaliknya aliran darah. Bila katup ini hilang, darah cenderung berkumpul pada vena di mana tarikan gaya beratnya besar, seperti kaki dan anus. Nah, karena terbendung, aliran darah pun mencari jalan alternatif.
Caranya ? Dengan membuat “jalan baru” melalui pembuluh-pembuluh lain yang lebih kecil yang terletak lebih dalam. “Jalan baru” ini bisa terbentuk bukan cuma di kaki saja, melainkan di bagian tubuh mana saja.
MUNCUL SAAT HAMIL
Gangguan varises cenderung lebih banyak menyerang wanita yang bertubuh gemuk dibanding pria. Dan kerap dialami pertama kali oleh wanita yang sedang hamil. Bisa diduga penyebabnya adalah perubahan bentuk rahim yang kian membesar ukurannya, semakin menekan sejumlah pembuluh darah balik di sekitar bagian perut. Akibatnya, terjadilah penyempitan pada pembuluh darah yang tertekan, sehingga aliran darah di beberapa daerah bagian bawah perut menjadi tidak lancar.
Kecuali pembesaran ukuran rahim, hormon pun diduga menjadi penyebab timbulnya varises. Seperti kita tahu kehamilan membawa perubahan hormon. Hormon progresteronlah yang bertanggung jawab pada keadaan yang menyebabkan perubahan pada elastisitas dinding pembuluh darah.
Umumnya wanita yang sudah terkena varises sebelum hamil, akan mengalami varises yang lebih parah saat berbadan dua. Begitu juga varises akan muncul pada wanita hamil di atas usia 40 tahun atau pada kehamilan kedua, ketiga, dan seterusnya serta pada kehamilan dengan bayi kembar.
Kecuali hal yang sudah disebutkan, varises saat hamil bisa juga muncul akibat adanya infeksi.
BISA DI VAGINA
Betis memang bagian yang paling sering terkena serangan varises. Dan varises di bagian inilah yang paling mengganggu penampilan. Tapi sebenarnya varises bisa menyerang bagian tubuh lain, misalnya di anus, yang dikenal dengan istilah wasir atau ambeien.
Pada ibu hamil, varises pun bisa menyerang daerah vagina dan jalan lahir. Memang sangat jarang terjadi. Tapi, varises di bagian bisa menjadi masalah yang cukup serius karena akan mengganggu kelancaran proses melahirkan. “Gangguan proses persalinan akibat varises bisa membahayakan jiwa calon ibu yang menjalani persalinan normal. Sebab, saat proses mengejan yang kuat bisa mengakibatkan pecahnya varises yang ada di daerah vagina. Akibatnya akan terjadi perdarahan hebat,” ungkap dr. Nanang.
Umumnya dokter akan menyarankan bedah caesar bagi ibu hamil yang sejak awal sudah terdeteksi mengalami varises di jalan lahir atau di vagina. Tujuannya untuk mencegah perdarahan yang tidak diharapkan.
MIRING KIRI
Varises yang muncul saat hamil umumnya diakibatkan oleh kehamilan itu sendiri. Varises ini muncul karena adanya perubahan pada fungsi dan alat tubuh, juga akibat perubahan hormon. Varises ini sulit dicegah kemunculannya.
Beberapa latihan memang bisa mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan varises, seperti pegal dan rasa kaku di kaki. Sering-seringlah mengangkat kaki sehingga posisinya menjadi lebih tinggi dari bagian tubuh lain. Ini bisa dilakukan selama beberapa waktu untuk mengurangi bendungan darah.
Tapi, perlu diingat cara tersebut di atas tidak menghilangkan varises sama sekali. Begitu juga dengan obat-obatan antivarises atau stocking kaki varises.
Untuk mengurangi terjadinya varises, ibu hamil sebaiknya sering berbaring dengan posisi miring ke kiri. Tujuannya agar pembuluh darah balik yang menuju ke jantung yang terletak di belakang rahim agak ke kanan, tidak tertekan.
INFEKSI
Keluhan varises berupa kaki bengkak atau rasa nyeri biasanya timbul apabila varises terserang infeksi. Keadaan ini disebut plebitis. Kuman penyebab infeksi ini masuk ke dalam tubuh pada waktu proses persalinan berlangsung. Kuman yang berhasil masuk lalu akan ikut aliran darah dan sampai di bagian tubuh yang terserang varises.
Inilah salah satu yang menyebabkan varises menetap kendati persalinan sudah berlalu. Malah si ibu akan merasakan sakit yang bertambah. Infeksi varises ini bisa menimbulkan demam dan pembengkakan.
Plebitis bisa juga diakibatkan oleh thrombus, yaitu zat pembeku pada darah dari rahim yang masuk ke dalam aliran darah. Kondisi ini dalam dunia kedokteran disebut thromboplebitis. Umumnya dokter akan memberi obat anti-pembengkakan dan anti-infeksi untuk mencegah thromboplebitis. Memang jenis yang ini jarang terjadi. Tapi mungkin saja, kan?
Mengurangi Rasa Nyeri

*Tegakkan Tungkai
Istirahat sambil tiduran, angkat kaki lebih tinggi untuk beberapa waktu. Apabila Anda duduk di kursi, letakkan kaki pada bangku penyangga. Atau bersantailah dengan menyelonjorkan kaki.
* Jalan-Jalan
Rajin-rajinlah berjalan kaki karena berjalan akan merangsang aliran darah. Gunakanlah alas kaki yang enak dipakai dan aman. Yang perlu diingat, jangan berdiri terlalu lama atau duduk terlalu lama. Berganti-ganti posisi dengan mencari posisi yang nyaman.
* Senam Hamil
Senam hamil akan membantu si ibu berlatih pernafasan pada waktu mengejan, melatih otot-otot panggul, dan mengurangi rasa sakit akibat varises.
* Hindari Pakaian Ketat
Hindari pakaian sempit yang mengganggu sirkulasi darah.
* Konsumsi Makanan Bergizi
Perbanyaklah makanan berserat tinggi seperti sayuran dan buah-buahan. Ini bisa mencegah sembelit dan menjauhkan Anda dari varises di sekitar anus dan vagina.
* Mencegah Infeksi
Cegahlah infeksi dengan pola hidup bersih. Misalnya, biasakan mencuci tangan dan kaki dengan sabun. Segera hubungi dokter apabila terjadi pembengkakan atau rasa nyeri.

Riesnawiati Soelaeman.
sumber: http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/msg03647.html